blog ini diharapkan memberi manfaat bagi pembaca, salah satunya di bidang teknologi. karena semakin majunya teknologi juga tidak sedikit orang yang masih belum mengerti teknologi, tentunya dengan teknologi yang positif penggunaannya serta manfaatnya.

Friday, 5 December 2014

Mahasiswa IT lebih suka bikin aplikasi dari pada bikin laporan

yang namanya mahasiswa pasti tidak akan lepas dari laporan, entah itu makalah, paper, proposal dan lain sebagainya. tapi sebagai mahasiswa IT tentunya itu sesuatu yang sangat menyebalkan dan membosankan.

bagaimana tidak, apapun yang terjadi dari pertama masuk kuliah sudah diberi tugas bikin laporan, setelah selesai mata kuliah ada tugas bikin laporan lagi, sampai KKL bikin laporan, hingga bikin aplikasi saat PKL disertai laporan, sampai skripsi.



dan saya sendiri sebagai mahasiswa IT lebih suka membuat aplikasi atau coding dari pada membuat laporan. kenapa ? karena membuat laporan sesuatu yang membosankan. dari dulu sampai sekarang ya seperti itu saja laporan yang dibuat. beda halnya dengan aplikasi yang kita buat. jika kita membuat aplikasi pasti akan ada bug yang muncul atau mungkin saat pemubatan pasti akan ada error, nah dari error ini lah kita bertemu hal-hal baru. belajar hal-hal baru mencari-cari ilmu baru untuk menyelesaikan error tersebut.

dan sistem yang dibuat manusia pasti tidak ada yang sempurna, pasti akan ada bug. dan justru itu keseruannya. dari bug tersebut programmer tidak akan pernah bosan akan selalu ada hal baru untuk dikerjakan. dan oleh karena itulah, saya lebih suka membuat aplikasi dari pada membuat laporan

ok sekian dari saya
salam IT untuk kita semua
saya Iwan Safrudin

2 comments:

  1. Sama gan. Saya sebagai mahasiswa IT juga lebih suka hal-hal yang praktikal dan awalnya malas berurusan dengan urusan dokumentasi, laporan dan sebagainya. Tapi akhirnya saya sadar bahwa sebagai calon sarjana "kita" dituntut untuk menguasai ilmu teori dan analisis, adapun kemampuan praktis adalah nomor dua. Sedangkan untuk D3, kursus atau non-sarjana memang kemampuan praktisnya yang diutamakan.

    Nah disinilah letak kelebihan kuliah IT di Indonesia. Mahasiswa dituntut untuk tidak terlalu menggantungkan universitas untuk belajar ilmu praktikal. Dosen hanya mengenalkan sedikit mengenai apa ini dan apa itu. Dosen hanya menekankan tentang analisa dari ilmu praktis yang tidak seberapa yang telah diajarkan kepada mahasiswa. Sedangkan mahasiswa dituntut untuk lebih baik dan lebih tekun lagi dalam belajar praktek, tentunya tanpa bimbingan dosen.

    Akhirnya mindset saya berubah,bahwa yang namanya mahasiswa memang harus mempunyai kecerdasan linguistik / verbal yang baik. Karena yang namanya sarjana ya memang harus bisa membuat makalah, paper, proposal dan lain sebagainya. Semenjak mindset saya berubah, hal itu saya anggap sebagai sesuatu yang menyenangkan.

    Akhirnya, kemampuan sarjana dengan tingkatan dibawahnya haruslah berbeda. Jika anak SMA, SMK dan D3 mampu membangun, membuat dan menciptakan sebuah produk, maka sarjana seharusnya bisa membangun, membuat, menciptakan produk , menganalisa, membuat dokumentasi, persentasi produk yang telah dibuat, memimpin team, berkomunikasi dengan baik, kemampuan tulis-menulis dan verbal yang baik dan tentu masih banyak lagi.

    Tetap semangat gan :D

    Salam Mahasiswa IT.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah agan ini benar-benar super sekali, betul itu gan saya sangat setuju sekali dengan pendapat agan :-)

      Delete