blog ini diharapkan memberi manfaat bagi pembaca, salah satunya di bidang teknologi. karena semakin majunya teknologi juga tidak sedikit orang yang masih belum mengerti teknologi, tentunya dengan teknologi yang positif penggunaannya serta manfaatnya.

Saturday, 20 December 2014

Mudahnya Bikin Paspor (gak usah pakai calo)

setelah kemarin-kemarin dikejar deadline, bingung entah bagaimana mau buat pasport, sampe pusing sendiri baca referensi yang ada di internet. katanya harus mondar mandir tiga kali ke kantor imigrasi hanya untuk buat pasport. tapi langsung saja di sini saya jelaskan.
membuat pasport itu ternyata mudah banget, dan sehari pendaftaran bisa selesai. yang membuatnya lama hanya proses pembuatan yaitu sekitar 3 hari. jadi kita mengurusnya bisa cukup 1 hari untuk mendaftar di kantor imigrasi. ok di sini saya langsung saja menjelaskan tahap-tahapnya

pertama
kita siapkan berkas-berkas yang diperlukan. jangan sampai kita jauh-jauh ke kantor imigrasi tidak membawa apa-apa, nanti jadinya pulang lagi. iya kalau rumah kita dekat, kalau jauh ?
berkasnya di sini simple saja cukup bawa

KK asli serta foto kopiannya
Akta Lahir asli serta foto kopiannya
Ijasah pendidikan terakhir serta foto kopiannya
dan yang terakhir yaitu KTP serta foto kopiannya
hati-hati KTP di sini foto kopiannya tidak boleh dipotong berbentuk seperti KTP
mungkin ini yang mereka manfaatkan agar kita memfotokopi KTP kita di sana. jadi begitu saya menyerahkan foto kopi KTP saya yang sudah dipotong seperti KTP asli, saya langsung di sarankan untuk memfoto kopinya lagi dalam bentuk lembaran, yaitu selembar kertas tanpa dipotong. biasanya saya kalau foto kopi di desa paling mahal 200rupiah perlembar untuk foto kopi, tapi mungkin itu sedikit trik mereka agar koperasi mereka ada pengunjungnya mereka melakukan trik ini, ini cuma kemungkinana hehe, dan harga perlembarnya untuk memfoto kopi KTP tadi yaitu 500 rupiah. mungkin murah menurut anda tapi itu lebih mahal 100% dari foto kopi biasanya, hehe untung petugasnya yang nyaranin dulu cewek, dah gitu ramah lagi, jadi kita gak bisa marah.

kedua
setelah berkas kita lengkap kita bilang aja sama mbak petugasnya kalau kita mau bikin pasport. nanti di tanya berkas-berkas diatas udah lengkap belum, kalau udah, kita serahkan semuanya beserta fotokopiannya. kalau lengkap biasanya nanti yang diambil cuma foto kopiannya saja dan berkas aslinya dikembalikan lagi pada kita. lalu kita diberi formulir beserta stopmapnya. kita isi dulu data diri kita disitu. setelah itu kita berikan lagi pada petugas lagi dan kita akan diberikan nomor antrian.

ketiga
sekarang waktunya ngantri. antrian disini dibagi menjadi 4 golongan. pendaftar online, lansia, umum. yang satu apa kemarin saya lupa kalau tapi tellernya cuma 2 untuk menghadapi 4 golongan tersebut jadi kita agak lama ngantrinya. biasanya kita akan masuk di antrian umum. kita tunggu saja sampai nomor kita dipanggil. setelah nomor kita dipanggil kita akan menghadap tellernya. nah teller di sini mereka beda dari yang tadi, disini mereka tampang serem dan juga galak, dan mereka juga bener-bener galak. walaupun kemarin ada yang fenimim mas tellernya tapi pas bertugas dia jadi galak.

keempat
berikan stopmap tadi pada mas tellernya. setelah dibuka nanti biasanya akan ditanya. KK aslinya mana. kita tunjukkan. itu gak langsung dia periksa, tapi dia mengulur-ulur waktu dulu entah apa maksudnya. mungkin maen hp atau apa. setelah itu dia tanya lagi. mana AKTA nya. saya tunjukan lagi. terus di tanya lagi mana KTP nya ok saya tunjukan lagi, setelah itu ditanya lagi. mana IJASAH nya. hadeeeeeeeeeeeeh kenapa gak sekalian di awal tadi diminta semuanya. eh setelah ijasah saya kasih malah dilihatin terus foto ijasahnya dicocokin sama wajah saya. ya emang beda lah om itu kan foto waktu masih SMA, ini udah kuliah semester 7.

kelima
setelah menyerahkan berkas tadi kita akan disuruh masuk ruang antri untuk foto. disini ngantrinya lebih lama lagi. karena yang difoto juga di dalam diwawancarain.

keenam
dipanggil nama kita untuk foto. foto disini kita harus pake baju, gak boleh pake kaos ataupun jaket. tapi tenang. kalau kamu gak pake baju. udah disiapin baju kok tapi ya itu untuk umum dan sudah dipake banyak orang, hahahaha. kita juga gak boleh pakai topi. juga rambut gak boleh menutupi dahi. setelah di foto maka kita akan disuruh menscan sidik jari kita kaya pas pembuatan e-KTP

ketujuh
saat pemotretan kita akan di tanya mau ngapain ke luar negeri, jadi ktia harus jawab dengan jujur, awalnya si petugas agak galak nanyanya. tapi setelah saya jawab. saya dari UMK universitas muria kudus. mau ke malaysia karena terpilih dari kampus saya bersama ketujuh teman saya di undang ke universiatas utara malaysia untuk menghadiri Asean University Youth Summit 2015 atau konferensi pemuda se asean. tadi temen saya udah ada yang di foto. lalu petugasnya secara drastis jadi ramah. aneh kan ? itulah indonesia

kedelapan
kita dikasih kertas yang dipotong jadi dua lembar. itu digunakan untuk membayar pembuatan passport ini. kalau saya kemarin sebesar 355 ribu rupiah. itu harus dibayar di BANK BNI. dengan membawa kertas tersebut. setelah pembayaran di BANK, tiga hari setelahnya kita harus kembali ke kantor imigrasi untuk pengambilan PASSPORT nya

itulah sedikit pengalam saya saat membuat passport. dari pada pakai calo, mending kita usaha sendiri saja. toh kita bisa dapat pengalaman baru.

ok sekian dari saya
salam IT untuk kita semua
saya Iwan Safrudin

No comments:

Post a Comment